Pengertian Besi Behel dan Fungsinya

Besi behel, atau sering juga disebut besi beton, adalah jenis besi yang digunakan untuk bahan penulangan konstruksi beton. Konstruksi ini sendiri lebih familiar dengan nama beton bertulang. Besi behel sendiri pada dasarnya terdiri dua jenis, yaitu besi behel polos dan ulir. Harga besi behel di Palembang untuk kedua jenis ini pun tentunya berbeda dari besi lainnya karena adanya perbedaan kekuatan dan ketahanan baik selama proses pembangunan hingga pemakaian.

Besi behel polos memiliki bentuk penampang bundar. Permukaan besi behel polos memiliki bentuk tekstur yang halus licin dan tidak bersirip. Sementara itu, besi behel ulir memiliki permukaan berupa sirip melintang atau rusuk memanjang yang memiliki pola tertentu.

Beton sendiri adalah merupakan suatu campuran yang terbuat dari batu kerikil atau batu pecah, pasir dan juga bahan pengikat yang biasanya menggunakan semen. Campuran bahan-bahan beton ini kemudian dicampur sehingga menjadi adonan menggunakan air. Setelah kering, beton akan memiliki bentuk serupa dengan batuan.

Di Indonesia sendiri, besi behel lebih sering digunakan untuk pembangunan gedung. Hal ini dikarenakan bahan ini lebih mudah didapat dan juga membuat proses pembangunan menjadi lebih ekonomis dibanding konstruksi lainnya.

Besi behel dapat dianggap sebagai bahan yang paling penting. Hal ini karena penggunaannya yang luas untuk menopang berbagai bentuk untuk hampir semua struktur, baik untuk struktur yang besar maupun kecil seperti bangunan, jembatan, pengerasan jalan, bendungan, jembatan yang melintasi lembah (Viaduct), terowongan, dan lain sebagainya.

Namun, meski penggunaannya luas, ada satu penggunaan khusus untuk konstruksi beton bertulang. Khusus untuk bangunan gedung bertingkat tinggi, besi behel digunakan untuk struktur kolom, balok, dinding, plat, besi poer dan sloof.

Kegunaan dan Karakteristik dari Besi Behel

  • Memiliki kekuatan dalam menekan.
  • Tahan  terhadap api dan air. Bahkan, dapat dikatakan bahwa campuran beton yang disertai dengan besi behel dapat menopang bangunan yang sering terkena air. Pada peristiwa kebakaran dengan intensitas api yang rata-rata, batang-batang struktur dengan ketebalan penutup beton yang memadai.
  • Struktur behel bertulang sangat kokoh dan mampu menopang beban yang diberikan.
  • Tidak memerlukan biaya pemeliharaan yang tinggi. Karena awet dan tidak mudah rusak, maka struktur beton dengan tulang besi behel sangat sering dipakai sebagai penyangga dari sebuah bangunan.
  • Dibandingkan dengan bahan lain, besi behel memiliki usia layan yang sangat panjang. Dalam kondisi  normal, struktur beton dengan menggunakan besi behel sebagai tulang dapat digunakan sampai kapanpun tanpa kehilangan kemampuannya untuk menahan beban. Hal ini bukannya datang tanpa penjelasan. Kekuatan yang dimiliki oleh beton dengan besi behel dapat dijelaskan dari kenyataan bahwa kekuatannya tidak berkurang dengan berjalannya waktu. Bahkan, kekuatan beton juga akan bertambah karena semen yang digunakan untuk merekatkan beton akan menjadi semakin kuat.
  • Mudah dibuat. Pembuatan beton bertulang besi behel tidak membutuhkan keahlian khusus. Kemudahan inilah yang membuat struktur beton jauh lebih efektif dibandingkan dengan struktur lain seperti baja ringan.

Mengingat fungsi dari besi behel yang cukup krusial dan beberapa karakteristiknya, maka benarlah bila dikatakan bahwa komponen ini merupakan komponen terpenting, terutama dalam hal pembuatan fondasi. Oleh karena itu, harga besi behel di Palembang dapat dikatakan lebih tinggi dari jenis besi lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *