Mengenal Kriteria Besi dengan Kualitas Tinggi

Membuat suatu proyek bangunan tentu bukanlah hal yang mudah. Agar bangunan berdiri kokoh, dibutuhkan bahan bangunan yang memiliki standar kualitas tinggi. Bahan bangunan yang berperan penting dalam pembangunan adalah besi. Jenis besi yang digunakan pun tentunya bermacam-macam seperti besi beton, besi baja, besi nako, besi plat, dan lainnya.

Besi dengan kualitas tinggi pada umumnya ditandai dengan standar SNI (Standar Nasional Indonesia). Untuk mendapatkan standar SNI, sebuah besi tentu mengalami proses penilaian yang panjang. Pasalnya, besi tidaklah boleh memiliki cacat atau kerusakan sedikit pun. Beberapa hal yang biasanya dinilai agar besi memenuhi standar adalah berat, panjang, kepadatan, diameter, dan lainnya. Agar terhindar dari pembelian besi berkualitas rendah, berikut kami berikan ciri-ciri besi dengan kualitas baik.

Ciri-Ciri Besi yang Sesuai dengan SNI

1. Terdapat Label Atau Cap

Hal pertama yang paling mudah membedakan besi SNI dengan besi berkualitas rendah adalah label. Besi yang memiliki kualitas unggul umumnya memiliki label atau cap pada badannya. Label atau cap ini biasanya menampilkan nama produsen besi tersebut. Dalam label tersebut, biasanya terdapat tanda kapan besi dibuat. Label umumnya berbentuk huruf timbul dengan inisial produsen, berat, panjang, atau ukuran lainnya. Misalnya, pada besi beton label bisa dilihat ujung besi. Biasanya label akan dicetak dengan warna permanen agar tidak mudah hilang. Jika besi sudah memenuhi kriteria SNI, nantinya akan ada informasi mengenai nomor SNI.

2. Warna Sesuai Jenis

Tiap besi pada umumnya memiliki warna yang sesuai dengan jenisnya. Tak hanya itu, label yang ada pada besi pun juga memiliki warna yang beda sesuai kelasnya. Misalnya, besi dengan kelas BJTP 4 mempunyai warna label hitam. Sedangkan, besi BJTP 30 berwarna biru, dan BJTS 35 berwarna merah.

3. Ukuran Besi

Setiap besi sebenarnya diharuskan memiliki standar yang sesuai SNI. Setiap besi harus memiliki ukuran yang sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. Meskipun ada perbedaan, selisihnya paling tidak hanya sekitar satu persen saja. Walaupun telah ditetapkan standar nasionalnya, masih banyak para produsen besi yang curang, nakal, atau tidak cermat saat memproduksi besi. Oleh karena itu, sebaiknya Anda cek dahulu berapa standar dimensi untuk tiap jenis besi. Misalnya, BJTP 10 harus mempunyai diameter 10 mm atau besi beton harus memiliki panjang 12 m. Pengurangan ukuran besi tentu akan berakibat terhadap kuat atau tidaknya fondasi dan struktur bangunan.

4. Kekuatan Besi

Anda mungkin berpikir setiap besi pastinya kuat menopang bangunan. Padahal kekuatan standar tiap jenis besi umumnya berbeda-beda. Jadi, pastikan Anda tahu berapa standar kekuatan besi pada umumnya.

5. Harga

Harga sering sekali menjadi penentu bagus atau tidaknya kualitas suatu besi. Pada umumnya, besi yang berkualitas bagus memiliki harga yang lebih tinggi. Namun, bukan hanya kualitas yang menyebabkan harga besi tinggi. Jarak toko bangunan yang jauh dari distributor atau produsen besi tentu membuat harga besi juga melonjak. Namun, meskipun lebih tinggi, biasanya harga besi tidak begitu jauh dari harga pasaran atau harga normal.

Keempat hal diatas merupakan hal penting yang harus diperhatikan saat memilih besi. Jika Anda berada di wilayah Palembang dan membutuhkan distributor bahan bangunan Palembang dengan harga terjangkau, Toko Besi Awi solusinya. Toko Besi Awi merupakan distributor bahan bangunan Palembang yang telah bekerja sama selama 24 tahun dalam segala proyek besar maupun kecil. Harga yang ditawarkan pun tersedia dalam web resmi toko, sehingga menjamin harga sesuai dengan harga pasaran besi. Tak hanya itu, kualitas yang ditawarkan pun tentunya terjamin layaknya besi dengan standar pada umumnya. Dengan begitu, Anda tidak perlu takut bangunan akan cepat rusak atau tidak kokoh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *