Bekerja Sama Dengan Distributor Bahan Bangunan

Bisnis konstruksi saat ini menjadi salah satu bisnis yang berkembang. Pasalnya, di Indonesia pembangunan infrastruktur sedang gencar-gencarnya dilakukan. Meskipun berpeluang besar, bukan berarti bisnis ini tidak akan mengalami rugi. Jika Anda salah dalam bekerja sama, bisnis bisa saja rugi bahkan bangkrut. Agar bisnis berjalan dengan lancar, Anda haruslah bekerja sama dengan para distributor bahan bangunan.

Salah satu material yang terpenting dalam pembangunan adalah besi. Untuk distributor besi, Palembang menjadi salah satu daerah yang mempunyai distributor besi yang berkualitas. Namun, banyaknya distributor besi di Palembang tentu membuat Anda bingung untuk memilih mana distributor yang berkualitas. Selain menilai dari pelayanannya, hal lain yang penting untuk diperhatikan adalah kualitas produk bahan bangunan yang ditawarkan.

Distributor yang berkualitas tentunya akan menawarkan produk yang asli dengan standar dan kualitas yang baik. Guna menghindari salah pilih distributor, berikut kami berikan beberapa cara membedakan besi yang asli dengan yang palsu. Meskipun Anda tidak mengerti dunia konstruksi, setidaknya Anda tahu mana besi yang asli dan berkualitas. Berikut ulasannya.

Cara Membedakan Besi Asli dan Palsu

Seperti yang kita ketahui besi merupakan material vital untuk membangun suatu bangunan. Karena sangat berperan penting, tak heran besi mengalami banyak permintaan. Hal inilah yang terkadang membuat beberapa produsen curang dan memalsukan besi. Salah satu besi yang mudah sekali dipalsukan adalah besi baja. Pada umumnya, besi baja yang palsu diproduksi dari sisa besi bekas yang telah diolah. Itulah mengapa besi yang palsu kebanyakan sudah tidak memiliki ukuran yang sesuai dengan standar SNI.

Besi yang palsu biasanya bisa dibedakan atau diidentifikasi dari ukuran panjang dan diameter. Misalnya, besi baja yang asli biasanya mempunyai diameter 10 mm. Sedangkan, besi baja palsu akan dikurangi diameternya menjadi 9.1 mm. Jika dilihat memang perbedaan ukuran tidaklah terlalu besar. Namun, jika besi ini tetap digunakan bisa membahayakan fondasi bangunan. Besi dengan ukuran panjang yang sudah tidak sesuai standar SNI juga bisa membuat struktur bangunan kurang kokoh. Untuk besi baja contohnya, panjang yang sesuai SNI umumnya memiliki panjang 12 m, sedangkan yang palsu biasanya berukuran 11 hingga 11.5 m.

Selain melalui ukuran besi, palsu atau tidaknya besi juga bisa dilihat dari cetakan labelnya. Jika label pada besi tidak melekat pada produk, maka Anda harus waspada besi tersebut palsu. Biasanya label atau logo yang asli akan tercetak rapi tanpa cacat. Warna labelnya pun juga biasanya berbeda. Besi yang asli umumnya juga memiliki informasi besi seperti diameter, panjang, nomor seri, nomor SNI, dan lainnya.

Nah, itulah beberapa hal yang bisa Anda perhatikan saat bekerja sama dengan distributor bahan bangunan. Jika ingin bekerja sama dengan distributor besi di Palembang, Anda bisa hubungi Toko Besi Awi. Apapun jenis besi yang dibutuhkan, Toko Besi Awi menyediakannya dalam berbagai jenis dan ukuran. Selama 24 tahun, Toko Besi Awi telah menjadi distributor besi ternama dan terpercaya di Palembang yang telah bekerja sama dengan berbagai bisnis dan proyek besar. Kualitas serta keaslian besi yang ditawarkan juga terjamin 100%. Harga yang ditawarkan pun juga pastinya terjangkau. Semua harga dapat diakses langsung dari web, sehingga Anda tidak perlu takut adanya penipuan harga. Bagi Anda yang berada di luar area Palembang, Anda bisa memesan bahan bangunan secara online melalui laman resmi Toko Besi Awi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *